Persiapan dan Penyelenggaraan KAA

Konfrensi Asia Afrika telah berlalu. Protes pun diucapkan oleh seluruh warga.
Kami akhirnya memutuskan untuk melakukan fishbowl mengenai persiapan hingga penyelanggaraan KAA, karena banyak sekali yang melihat bahwa penyelenggaraan KAA kali ini terlalu diada-adakan dan munafik.
Ray pun membuka fishbowl ini dengan sebuah kalimat : “menurutku penyelenggaraan KAA kali ini terlalu mepet dan rada munafik” lalu perkataan tersebut membuatku berpikir, apa maksud dari kata munafik dikalimat ini? Namun banyak sekali yang setuju dengan pendapat Ray. Lalu Bintang menambahkan bahwa penyelenggaraan kali ini memang cukup sukses, terutama dibagian pembenahan bangunan, karena pak Walikota adalah seorang arsitektur, tetapi persiapannya terlalu diada-adakan.
Trystan menambahkan bahwa setelah KAA selesai, masih banyak masyarakat yang melakukan vandalism pada barang-barang atau bangunan yang telah dibuat. Aku pun setuju dengan pernyataan Trystan, begitu juga dengan Bintang dan Ray. Namun Bintang protes bahwa pembangunan untuk pembenaran kota Bandung, harus diratakan dan tidak boleh setengah-setengah. Trystan juga menanggapi mengenai pembenaran dan pembersihan sungai yang proyeknya seakan-akan ditutupi.
Mendengar perkataan tersebut, membuatku maju ke depan dan ikut dalam diskusi tersebut. Aku pun menyatakan bahwa persiapan KAA kali ini memang terlalu mepet, tetapi hal tersebut terjadi karena dana-dana yang belum cair dari pemerintah, untuk membangun semua kebutuhan untuk KAA. Namun karena pak RK ingin mulai bekerja dan bebenah Bandung dari pertama ia menjabat menjadi Walikota, akhirnya ia memutuskan untuk mulai membuat taman-taman kecil yang mudah dibuat dan biayanya tidak terlalu mahal. Namun, biaya belum turun dari pemerintah, maka dari itu, pak Walkot memutuskan untuk mengajak perusahaan-perusahaan besar dan juga bank-bank yang ada di Bandung, untuk ikut membantu membangun Bandung bersama-sama dengan menyumbangkan uang. Dengan menggunakan cara ini, ternyata menjadi banyak juga warga-warga yang ingin ikut membantu dan menyumbangkan barang-barang atau pun uang yang mereka punya, seperti contohnya ibu-ibu arisan. RK melihat bahwa melalui cara ini, dapat membuat warga Bandung untuk lebih kompak dan lebih sadar bahwa Bandung tidak akan maju bila warganya tidak membantu.
Kemudian ada salah seorang yang berkata: “tapi tetep aja dibuat trotoar yang bahannya licin dang a bagus” lalu aku menanggapi bahwa masih banyak bawahan Walikota yang “nakal” seperti mengada-adakan proyek, sengaja membuat trotoar dengan bahan yang salah, ada lagi bawahan yang suka korupsi dari uang-uang yang dikasih dari pemerintah, dan lain-lain.
Lalu Bintang bertanya: “kalo tau siapa yang korupsi, kenapa ga di tangkep aja?” aku pun menjawab pertanyaannya: “ga semua orang tau siapa yang korupsi, orang yang korupsinya juga pinter, sekarang lagi mau dicoba diberantas kok” pernyataanku cukup membuat Bintang jelas dan terjawab pertanyaannya. Karena siapa sih yang sebenarnya tahu kebenaran dibalik busuknya politik? Tidak ada yang mau ikut campur tangan masalah politik. Tetapi kali ini aku mempercayai apa yang telah aku ketahui dari beberapa orang yang bersangkutan, walaupun aku tidak tahu pasti kebenarannya.
Lanjut membahas mengenai KAA, Bintang menyatakan bahwa menurutnya penyelenggaraan KAA kali ini malah digunakan sebagai ajang untuk menampilkan dan mempublikasikan Bandung, bukan sebagai kesempatan untuk menonjokan arti dari KAA sendiri. Kami semua pun setuju dengan pendapatnya. Bahkan masih banyak murid-murid di Bandung yang tidak tahu apa KAA itu. Seharusnya KAA ini dijadikan sebagai kesempatan untuk meningkatkan pendidikan murid-murid di Indonesia.

Semakin lama pun pembahasan ini semakin membosankan dan akhirnya ditutup oleh kutipan dari kak Danti dan kak Braja, bahwa orang Indonesia itu terlalu cinta dengan uang, gampang disuap atau pun korupsi!
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s