The Last Samurai

Bagiku, film ini termasuk film yang memiliki moral dan juga makna filosofi. Film ini menceritakan tentang bagaimana suasana pada tahun 1870an di Jepang, yang sedang mengalami masa peperangan antar masyarakat setempat,  lebih spesifiknya adalah kekaisaran Jepang, dengan masyarakat Jepang yang pro dengan barat. Di film yang berdurasi sekitar 2 jam ini, memperlihatkan sekali bagaimana masyarakat yang telah terasimilasi dengan budaya barat dan juga modernisasi, mulai dari pakaian, senjata, cara berbicara, bahkan tingkah laku mereka yang sudah berubah menjadi orang barat. Nathan Algren, yang dipernakan oleh Tom Cruise, adalah kapten yang memimpin pihak pro barat. Namun pada suatu hari, mereka dikalahkan oleh pihak Jepang, karena pada saat itu pasukan pro barat belum siap tempur. Pada akhirnya Nathan diculik oleh pasukan Jepang dan ditahan di sana.

Melihat cara hidup dan keseharian penduduk setempat Jepang, Ia memutuskan untuk tetap tinggal di desa kecil itu. Semakin hari Ia semakin akrab dengan masyarakat setempat. Tidak hanya itu, ia juga mempelajari cara membela diri dan juga menggunakan samurai.
Pada suatu hari, para pasukan pro barat memutuskan untuk melakukan perang lagi dengan mereka. Namun kali ini para pasukan para pasukannya sudah jauh lebih siap dibandingkn dengan sebelumnya. Begitu juga dengan persedian senjata mereka yang sudah lebih banyak dan lebih canggih. Sementara pasukan Jepang hanya menggunkan Samurai dan beberapa senjata yang masih tradisional, memberi kontras diantara mereka. Disinilah mereka berperang dengan cerdas dan menggunakan taktik. Tetapi pada akhirnya pasukan Jepang kalah dengan segala senjata-senjata modern tersebut.
Makna filosofis yang aku tangkap dari film ini adalah modernisasi dan kebarat-beratan memiliki banyak manfaatnya. Salah satunya adalah lebih majunya teknologi dan senjata. Namun bila warga setempat terlalu nyaman dengan budaya baru tersebut, pada akhirnya akan melupakan budayanya sendiri maka hal tersebut dapat juga menjadi asimilasi yang buruk bagi budaya dan negaranya.
Seperti contohnya di Indonesia, sekarang hampir mayoritas sudah menggunakan celana jeans dan bahkan kaos polo sebagai pakaian sehari-harinya, melainkan baju tradisional atau baju daerah. Namun kita juga sebenanya tidak bisa mengatakan bahwa kita tidak boleh bergaya seperti barat ataupun bebas dari modernisasi dan kebarat-baratan. Banyak sekali kasus di Indonesia, dimana masyarakat berdemo, bahwa masyarakt Indonesia harus bersih dari modernisasi, dimana hal tersebut menerutku mustahil. Bahkan aku yakin orang-orang yang protes tersebut belum bersih dari modernisasi. Bila ingin bersih dari haal-hal tersebut, maka kita sama sekali tidak boleh menggunakan teknologi-teknologi dari barat, seperti contohnya kita harus selalu berjalan kaki dan tidak boleh menggunakan kendaraan umum, menggunakan eletronik, selalu menggunakan baju daerah, dan juga tidak boleh menggunakan internet. Karena terima tidak terima, kenyataanya mayoritas teknologi berasal dari barat dan bukan dari negara sendiri. 
Aku juga selalu yakin bahwa di dunia ini tidak ada satupun yang murni dan bebas dari akulturasi atau percampuran. Maka dari itu, menurutku tidak apa-apa budaya-budaya luar masuk ke budaya kita. Asalkan kita menerimanya dengan bijak, menyerap yang seperlunya, dan hanya mengambil hal-hal positifnya saja. Karena bila tidak ada budaya luar yang masuk, maka budaya tersebut tidak mendapatkan umpan balik 
Maka dari itu, terutama masyarakat, harus selalu menanggapi sesuatu hal baru yang bukan dari budayanya dengan bijak dan bisa mengambil secukupnya saja. Selama kita tidak melupakan budaya kita sendiri, maka budaya kitapun akan tetap terjaga.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s