Fishbowl Discussion: Otonomi Daerah

     Menurutku, Indonesia lebih cocok bila dijadikan negara federasi, melainkan kesatuan. Karena melihat dari situasi Indonesia saat ini yang dimana pembangunan tidak merata, kesenjangan sosial, dan . Menurut geografi Indonesia, negara ini adalah negara yang besar dengan daerah yang luas serta memiliki banyak pulau. Maka dari itu menurutku setiap pulau-pulau dijadikan suatu negara bagain sendiri lagi, sehingga di setiap daerah, memiliki pusat yang jelas yang akan tetap memerhatikan setiap pembangunan di daerahnya. Sehingga semua pembanguan di setiap daerah rata. Dengan hal tersebut, kesenjangan sosial mungkin tidak akan hilang 100%, namun setidaknya dapat dikurangi.
     
     Sementara, bagi beberapa teman, Indonesia lebih cocok untuk tetap menjadi negara kesatuan. Seperti kata Krisna, ia mengkhawatirkan bila Indonesia menjadi sebuah negara berbentuk federasi, akan mementingkan negara bagiannya sendiri-sendiri dan tidak mementingkan negara Indonesia secara keseluruhan. Pendapat tersebut diperkuat oleh pendapat dari Ray dan Magali, menurut mereka Indonesia lebih cocok menjadi negara kesatuan karena pertama, kalau suatu daerah mau membuat perijinan untuk membuat sesuatu lebih mudah, kedua, khawatir bila dijadikan negara federasi akan terjadi peperangan karena takut akan setiap negara bagian tidak dapat bersatu lagi menjadi sebuah negara. Apalagi seperti kondisi sekarang dimana Indonesia ini sudah sangat beragam, dan hal tersebut dapat menjadi suatu perkelahian yang sangat besar.
     Lalu pendapat Magali dan Ray dibantah oleh Bintang dan Trystan dengan pendapat, bahwa dengan dibentuknya negara federasi, Indonesia mungkin akan berkurang angka kesenjangan sosialnya serta agar Negara Indonesia tidak hanya menonjol daerah-daerah pusat seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Juga agar pemerintahan dapat diatur oleh daerahnya sendiri-sendri.

      Kemudian setelah itu kami lanjut dengan topik baru mengenai otonomi daerah. Menurutku, otonomi daerah adalah pemberian pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk mengatur daerahnya sendiri. Begitu juga pendapat teman-teman.
Menurut beberapa teman-teman, otonomi daerah itu lebih cocok untuk negara yang berbentuk federasi, bukan untuk negara kesatuan. Karena dari bentuk otonomi daerah sendiri adalah peraturan sendiri, yang dimana lebih cocok apabila peraturan sendiri-sendiri tersebut digunakan oleh negara-negara bagian tersebut, bukan oleh negara yang tidak menggunakan bentuk federasi.

     Jadi kesimpulannya, setiap perubahan selalu ada sisi positif dan negatifnya, apalagi bila sudah berhubungan dengan kasus negara yang tidak bisa ditentukan dengan main-main. Maka pendapat kita tidak ada yang salah dan semua pendapat kita memiliki kekurangan dan kelebihan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s