Review Buku Allegiant




















Judul: Allegiant
Penulis: Veronica Roth
Penghargaan: New York Times Bestseller, Best Young Adult Fantasy and Science Fiction * Goodreads Choice Awards 2013

Allegint adalah seri ketiga dari trilogi buku Divergent. Buku ini akan menceritakan bagaimana perjuangan Tris dan teman-temannya untuk memberontak sistem faksi yang telah diciptakan. Awal perjuangan mereka dimulai saat mencoba untuk ke luar dari kota. Tris dan kawan-kawan harus menghadapi Dauntless . Dalam perjuangannya mereka harus kehilangan ke dua temanya. Pada akhirnya mereka berhasil keluar.

Di luar mereka menemukan kehidupan lain. Mereka bertemu dengan orang-orang yang mereka anggap sudah meninggal. Dengan bertemu dengan orang-orang itu, mereka akhirnya tahu kota yang mereka tinggali bernama Chicago. Seseorang yang tinggal di Chicago bernama David, menjelaskan kepada mereka bahwa Chicago adalah sebuah tempat yang cocok untuk eksperimen sosial untuk memperbaiki kerusakkan genetik yang disebabkan oleh percobaan pemerintah yang bertujuan untuk menyikirkan orang-orang yang memilki karaksteristik yang tidak diinginkan seperti kekerasan, keserakahan, rasa takut, ketidak jujuran, dan kebodohan. Orang-orang yang gennya sudah sembuh memiliki sebutan Divergent. Untuk orang-orang yang gennya belum sembuh disebut dengan rusak secara genetik. Setelah dites, Tobias mengetahui bahwa dia bukan Divergent dan harus dimasukkan ke dalam perkemahan khusus orang-orang yang rusak secara genetik. Nita membawa Tobias berkeliling kota untuk melihat keadaan sekitar. Sementara itu Tris menggali jurnal lama ibunya, yang berisi cerita tentang ibunya Tris menjadi sukarela untuk pergi ke kota untuk mencoba dan menghentikan kekerasan yang ada di sana.

Tobias akhirya mempertemukan Tris dan Nita yang memberitahu Tris bahwa ia ingin mencuri beberapa serum memori untuk melindunginya dari David untuk digunakan bakal menghilangkan memori orng-orang di Chicago dan menggantinya dengan serum memori tersebut. Tris menolak untuk Nita untuk menolong Tobias. Tetapi Tobias memutuskan untuk melawan Tris dan monolong Nita. Ternyata keputusan Tobias adalah keputusan yang salah karena pada akhirnya ternyata Nita ingin membunuh semua orang. Dia memasang bom yang pada akhinya melukai Uriah dan menjadikan David sebagai sandera. Tris bertekad untuk tidak membiarkan serum kematian jatuh ke tangan Nita.  Tobias dan Nita akhirnya ditangkap sebagai penghianat. Namun pada akhirnya Tobias dapat keluar dan Nita tidak. Setelah keluar dari penjara, Tobias merasa bersalah dan memutuskan untuk membantu Tris. Tris memutuskan untuk mengeluarkan serum memori pada semua orang di Bureaw terlebih dahulu. Namun permasalahan mereka adalah siapapun yang memasuki tempat penyimpanan serum memori akan menghirup serum kematian dan meninggal. Caleb dinominasikan untuk masuk kedalam ruangan tersebut sebab semua membencinya. Tris dan Tobias akhirnya berpencar. Tobias pergi ke kota dan berusaha untuk meyakinkan ibunya untuk menghentikan perlawanan dan melepaskan kontrol pada kota. Dia dan pasukkannya setuju dan membiarkan semua orang hidup tanpa sistem faksi.

Sementara itu Tris diharuskan untuk memulai rencananya lebih awal dari yang direncanakan. Tris akhirnya memutuskan untuk mengorbankan dirinya sebagai ganti Caleb. Tris akhirnya selamat dari serum kematian. Namun akhirnya ia meninggal karena ditembak oleh David saat ia mengambil serum memori.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s