Si Wanita Tangguh

SETELAH DIA KEMBALI
TEMPO, 1–7 AGUSTUS 2016
SETELAH SRI MULYANI KEMBALI
Menurut mayoritas masyarakat Indonesia, Sri Mulyani adalah orang yang disegani karena keahliannya dalam mengelola keuangan. Ia juga dikenal sebagai wanita yang tangguh dan tegas. Sri Mulyani (atau yang lebih dikenal sebagai Ani) dapat memutuskan hal-hal mengenai pengeluaran uang Indonesia secara tegas. Bahkan disaat Aburizal Bakrie meminta dana bantuan untuk proyeknya yang berakhir menjadi lumpur lapindo, tetap ditolak. Dengan alasan bahwa hal tersebut adalah salah Aburizal Bakrie dan hal tersebut bukan kewajibannya untuk membantu. Menurutku itu adalah keputusan yang tepat untuk dilakukan. Apalagi melihat hingga sekarang Aburizal Bakrie masih belum mengganti rugi kepada masyarakat yang terkena lumpur lapindo.


Sosok Sri Mulyani tidaklah asing ditelingaku. Namun, aku tidak tahu banyak mengenainya. Pertama dan terakhir aku mendengar namanya adalah disaat Ia sedang ada kasus dengan Bank Century pada tahun 2008. Sri Mulyani sangat mendukung tindakan pemerintah Indonesia, yang pada saat itu memberi dana talangan untuk Bank Century. Pada sekitar bulan Oktober 2008, Bank Century berteriak meminta bantuan kepada pemerintah sejak dicap menjadi bank gagal. Bank gagal adalah keadaan disaat bank tidak dapat memenuhi kewajiban para nasabah. Maka dari itu, Bank Century pun “disuntiki” dana oleh pemerintah sebesar Rp, 6,7 triliun dengan alasan untuk menstabilkan keuangan  Bank Century. Tidak hanya nasabah saja yang melihat hal ini sebagai hal yang mencurigakan, namun juga bagi masyarakt di Indonesia. Namun salah satu pertanyaan yang muncul adalah mengapa disaat para masyarkat bertanggapan kontra, teteapi Sri Mulyani bersikap pro?

Salah seorang nasabah yang protes akibat belum
cairnya uang deposito milikinya dari Bank Century.


Menurut beberapa orang, Ia melakukan bersikap pro terhadap hal tersebut karena ada hal-hal politik dengan Presiden Susilio Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono. Namun hal tersebut masih menjadi kontroversi hingga sekarang, karena tidak ada seorang pun yang tahu apa yang sebenarnya terjadi di balik kasus Bank Century.



Dengan datangnya Sri Mulyani ke kabinet Joko Widodo, diharapkan dapat meningkatkan dan membangun kinerja ekonomi Indonesia.

Rendahnya penyerapan anggaran tidak melulu kesalahan menteri beserta kepemerintahannya. Namun bisa saja hal tersebut disebabkan oleh struktur kelembagaan dan efisiensi birokrasi. Selain itu juga, hukum yang diterapkan di Indonesia terlalu ketat, ujar Jusuf Kalla. Sehingga membuat birokrasi takut membuat keputusan, dengan alsaan banyak polisi, jaksa, serta KPK yang mengintai. Dampak dari hal tersebut adalah membuat beberapa proyek tidak berjalan. Namun bila hukum dilonggarkan, maka menurut Jusuf Kalla, akan mengembalikan Indonesia ke zaman reformasi.
Salah satu alasan mengapa bahan pangan seperti cabai ataupun bawang merah melontar keatas karena persediaan yang terbatas. Presiden Jokowi percaya hal tersebut terjadi karena ada campur tangan dengan mafia. Dengan tujuan agar pemerintah dapat mengeluarkan kebijakan baru mengenai pengimporan. Namun bila perimporan ditutup, maka persedian pangan akan semakin dikit. Karena suplai bahan dasar pangan belum mencukupi di Indonesia, makan masyarakat akan mengeluh karena harga yang sangat mahal. Semakin sedikit stok barang, maka semakin mahal harganya.
Dengan kedatangan Sri Mulyani ke kabinet, masyarkat akhirnya dapat melihat bahwa masih ada dampak positif dari reshuffle tersebut.
Kembalinya Sri Mulyani ke tanah air untuk membantu membenahi ekonomi di Indonesia, bermulai pada musim gugur lalu. Jokowi memutuskan untuk mendatangi Sri Mulyani yang sedang berada di Washington DC, yang pada saat itu sedang bekerja untuk World Bank.
Jokowipun meminta izin kepada ketua World Bank, Jim Yong Kim, bahwa Sri Mulyani akan diperkerjakan sebagai Menteri Perekonomian di Indonesia. Jim Yong Kim pun mengizinkannya. Setelah Ani (panggilan untuk Sri Mulyani) dengan beberapa syarat, salah satu syaratnya adalah Ia dapat diberi kewenangan dalam mengelola anggaran.
Salah satu alasan mengapa Ani bersedia untuk kembali menjabat di kabinet adalah karena sekarang ia merasa lebih aman sejak Aburizal Bakrie tidak lagi berkuasa di Partai Golkar. Keduannya tidak pernah akur.

Selain itu Ani mengaku salah satu alasan lain adalah karena mantan menteri komunikasi, Rizal Ramli, sudah tidak lagi menjabat lagi.

Sebenarnya aku bukanlah penggemar politik ataupun perekonomian. Namun setelah dibaca, ternyata kedua hal tersebut cukup menarik. Hanya saja terkadang aku merasa kesal dengan masalah-masalah itu. Terkadang juga aku merasa kesal karena aku tidak dapat membantu apa-apa terhadap hal tersebut.
Menurutku kedatangan Sri Mulyani ke tanahair memberi harapan bagi Indonesia. Sehingga setidaknya sedikit demi sedikit masalah Indonesia dapat dibenahi lagi. Aku berharap semua kebaikan, prestasi, dan pengalamannya dapat diterapkan di Indonesia. Karena aku yakin pada saat ini Indonesia sedang membutuhkan sosok figur yang tegas, terutama dalam soal keuangan. Mari saja kita lihat bagaimana keuangan Indonesia setelah dipegang oleh Sri Mulyani.

Sumber: 
Majalah Tempo 1-7 Agustus 2016: Setelah Dia Kembali
https://id.wikipedia.org/wiki/Aliran_Dana_Lembaga_Penjamin_Simpanan_pada_Bank_Century
http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/hukum/14/12/05/ng2qzj-mengingat-kembali-awal-mula-kasus-bank-century
https://nasional.tempo.co/read/news/2016/04/24/063765446/pemerintah-diminta-lanjutkan-pencarian-aset-bank-century
https://id.wikipedia.org/wiki/Bank_gagal
https://naralestary.wordpress.com/how-to/kronologis-skandal-century/
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s