unschooling

kegiatan kami penuh dengan kejutan dan tantangan baru setiap harinya. banyak kejadian-kejadian tidak tertuga yang kemudian menjadi pelajaran bagi kami. unschooling. cara bersekolah yang sangat tidak wajar. berbeda dengan sekolah-sekolah lain, kami bertemu dan membangun relasi dengan orang-orang baru setiap harinya. membuka wawasan dan pintu-pintu baru untuk kedepannya. expect what you did not expect.

bersekolah tanpa kelas. memang kami tidak memiliki kelas tetap seperti sekolah normal lainnya. di mana yang biasanya menghabiskan waktu dalam kelas untuk belajar matematika, bahasa dan sains. kita tidak melakukan keduanya. betul kita terkadang datang ke sekolah kami di saat kami sedang ada kegiatan-kegiatan khusus. juga kami tetap mempelajari mata-mata pelajaran tersebut. hanya saja kami tidak terfokus dengan itu saja. kami juga banyak mengeksplor apa yang ada di lingkungan kami. seperti contohnya, kami dapat belajar mengenai hewan-hewan yang kami temukan di saat perjalanan, mengenai pohon yang selama ini sudah meneduhi kami, juga mengenai sikap dan perilaku warga Bandung. semua kami pelajari. kelas? kelas kami di mana saja. di taman, di saung, di cafe, di kampus, ataupun di perpus. karena menurut kami, belajar itu tidak melulu harus di kelas. belajar dapat di mana saja. karena di manapun adalah sekolah untuk kami. karena di setiap tempatpun, kami dapat menemukan banyak hal baru dan belajar dari hal tersebut.

menurutku yang paling menarik dari metode belajar seperti ini, membuat kami menjadi kenal dan membuka mata kami kepada dunia di luar sana. menyadarkan kami bahwa dunia itu besar. yet so small. seperti setiap hal ada hubungannya antar satu sama lain. proses belajar seperti ini, juga membuat kami menjadi kenal dengan pengalaman baru yang mungkin kedepannya dapat menjadi poin minat baru kita. maka, hal tersebut juga membuat kita untuk selalu membuat plan a, b dan seterusnya. sehingga kami tahu bahwa bila rencana awal tidak berjalan sesuai ekspektasi, kita masih memiliki cadangan ide dan plan. karena kami tahu bahwa tidak seterusnya jalan itu lurus. bahwa di dalam kegiatan ini, masing-masing dari kami pasti akan ada saatnya mendapatkan hambatan.
pola belajar seperti ini, membuatku juga menjadi lebih percaya diri untuk mengambil sebuah keputusan dan juga tidak gampang menyerah.

dan yang paling penting bagiku, belajar seperti ini membuatku bersyukur akan banyak hal yang telah kami lakukan dan juga segala hambatan yang telah kami lewati. betapa bersyukurnya kami, dari usia dini, telah mendapatkan banyak sekali pengalaman seru dan menakjubkan yang mungkin tidak pernah dialami oleh anak-anak lain seusia kami.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s